Skip to content

SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1430 H

19 September 2009

ALLAHU AKBAR… ALLAHU AKBAR… ALLAHU AKBAR… LA ILAA HAILLAHU WALLAHU AKBAR… ALLAHU AKBAR WALILLAH ILHAM.

Tanpa terasa bulan Ramadhan dengan segala atributnya meninggalkan kita semua dan tibalah saatnya untuk menyambut lebaran Idul Fitri 1430 H. Tepatnya 1 syawal 1430 H/hari minggu 20 September 2009. Bagi mereka yang telah menikmati bulan Ramadhan dan mengisinya dengan berbagai ibadah maka Allah swt menjanjikan taqwa. Bila tidak maka sia-sia karena momentum baik ini lewat begitu saja tanpa makna, bagai kita di atas jembatan melihat air mengalir, hanya kita rasakan kesejukan sesaat.Setiap hari raya tiba maka kaum muslimin berbondong-bondong menuju lapangan atau mesjid untuk melaksanakan shalat Id dan berbaur dari berbagai lapisan masyarakat baik kelas atas maupun kelas paling bawah sekalipun. Semua mengenakan pakaian baru dan wangi-wangian yang semerbak. Tidak nampak perbedaan kelas pada saat ini, semua sama dihadapanNya. Allah swt tidak pernah membedakan derajat makhlukNya kecuali mereka yang taqwa.

Kita tidak boleh salah memaknai lebaran Fitri. Lebaran bukanlah mengenakan baju baru, cat rumah yang baru, perabotan baru, kenderaan bermotor yang baru, mudik dengan keluarga atau kerabat, makan-makan balas dendam karena sebulan menahan lapar, tapi lebih dari itu… kita menjaga apa yang telah kita dapatkan selama berpuasa. Kita sudah latihan sebulan penuh, kalau para tentara dengan latihan sebulan sudah mampu mengatasi kerusuhan dan siap siaga membela negara dan mampu memburu teroris, maka kita demikian juga bahwa akhir ramadhan kta sudah mampu menjadi manusia yang penuh kesabaran, manusia dengan arif dan bijaksana, manusia dengan beribu maaf, manusia yang selalu tawakkal, manusia yang dermawan, manusia yang tidak goyah dengan kenikmatan dunia, manusia yang tidak rakus dan tamak, manusia yang qanaah dan ikhsan, manusia yang mampu menahan setiap godaan syaithan, manusia yang selalu menjungjung tinggi nilai-nilai moral dalam kehidupannya, manusia yang lebih mementingkan orang lain daripada dirinya dan tidak mengatasnamakan rakyat untuk kepentingan pribadi dan golongan, manusia dengan beribu kebaikan…

Mungkin sebagian kaum muslimin lupa akan nilai-nilai syawal dan menyamakan dengan hari raya agama lain dengan melakukan pesta-pesta baik pesta kembang api atau pesta dansa, mabuk-mabukan dan penuh dengan wanita-wanita. Mereka larut dalam kenikmatan dunia, bagadang semalam suntuk. Ini tentu sangat disayangkan karena Nabi berpesan bahwa “barang siapa yang meniru agama lain maka ia bagian dari agama itu”. Nauzubillah

Semoga kita semua dapat memanfaatkan momentum lebaran ini sebagai pengejawantahan ramadhan sehingga kita selalu membangun silaturrahmi baik sesama anggota keluarga, kerabat dekat, teman dan handai taulan. Kita tidak pernah sejengkalpun untuk tidak mau memaafkan orang lain dan alangkah baiknya kalau kita yang meminta maaf karena “orang yang meminta maaf lebih baik dari yang memberi maaf, walaupun kedua-duanya surga menanti

Sekali lagi, mari sama-sama kita tingkatkan ketaqwaan yang mungkin sudah kita dapatkan di bulan Ramadhan (Insya Allah) dan kita implementasikan untuk setahun penuh, kita junjung kemaafan baik lahir maupun batin. Untuk ini saya mengucapkan “SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1430 H, MINAL AIZIN WAL FA IZIN, Mohon Maaf Lahir dan Bathin, Taqabbalaallahu minna wa minkum wa taqabballahu minna ya karim

No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: