Skip to content

KEUTAMAAN MEMPELAJARI AL-QURAN DAN MENGAJARKAN

3 Agustus 2009
tags: ,

Rasulullah SAW selalu berpesan satu hal kepada rombongan-rombongan Badui yang datang dan memeluk agama Islam, serta kepada para sahabat. Muliakan kitab suci Alquran, demikian petunjuk Nabi.
Dan ada tiga unsur utama yang perlu diperhatikan dalam rangka memuliakan kitabullah ini. Yakni, membaca, mempelajari dan mengamalkan Alquran, dan itu semua sudah dicontohkan Nabi SAW.
Tiada malam yang terlewatkan Rasulullah untuk membaca Alquran, beliau juga sangat senang menyelami makna-maknanya yang terberkati. Di kehidupan sehari-hari, seluruh ucapan maupun aktivitas Nabi senantiasa sesuai tuntunan Alquran.
Kepada para sahabat, Rasulullah menganjurkan agar senantiasa memelajari, mengkaji serta mengamalkan Alquran. “Pelajarilah oleh kalian Alquran, dan kajilah dia, karena Alquran bagi yang memelajarinya bagaikan wadah yang berisi penuh kesturi, harum semerbak memenuhi tempat sekelilingnya,” demikian sabda Nabi SAW.
Implementasi seruan itu dilaksanakan dalam Majelis Rasulullah, yang kemudian menjadi pusat menyebarluaskan ilmu dan ajaran agama. Dalam majelis ini, Rasulullah memimpin tadarus sekaligus mengontrol dan memperbaiki bacaan para sahabat. Nabi SAW juga menafsirkan dan menerangkan arti ayat-ayat Alquran kepada para sahabat.

Sejak dini
Inilah petunjuk dan pedoman bagi umat manusia guna mencapai kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat. Tiada kepalsuan dalam Alquran, yang adalah kalam (perkataan) Allah SWT yang diwahyukan kepada Rasulullah.
Alquran juga sumber segala ilmu pengetahuan. Sehingga dengan isi kandungannya, umat Muslim sepanjang zaman dapat memelajari keajaiban alam semesta untuk dimanfaatkan bagi kemaslahatan manusia. ” Tiadalah kami alpakan suatu apapun dalam al-Kitab .” (QS al An’am [6]:38)
Nah, dengan keutamaan itu, tidaklah mungkin bagi seorang Muslim untuk mengabaikan Alquran, enggan membaca maupun merefleksikan makna-maknanya. Nabi pun mengibaratkan orang yang tidak membaca Alquran seperti buah kurma yang tidak memiliki bau namun rasanya manis.
Padahal, seperti diuraikan Dr Muhammad Ali al Hasyimi dalam bukunya  Hidup Saleh dengan Nilai-nilai Spiritual Islam , makna Alquran yang mengaliri jiwa seseorang, akan mampu membersihkan dan memurnikan hati, untuk selanjutnya menambah kebijaksanaan serta keimanan.
Tak hanya itu, Rasulullah juga selalu menekankan agar umat yang telah mengerti Alquran, dapat mengajarkan membaca kitab suci ini kepada orang  lain, seperti berlangsung dalam Majelis Rasulullah tadi.
Pembelajaran sebaiknya diberikan semenjak dini kepada anak-anak. Nabi SAW bersabda, “Siapa yang mengajarkan membaca Alquran kepada anaknya akan diampuni dosanya, dan barangsiapa yang mengajarkannya dengan hafalan di luar kepala, maka Allah akan membangkitkannya kelak di hari kiamat dengan wajah seperti bulan purnama.” (HR Thabrani, Anas)
Ada alasan khusus mengapa Nabi menegaskan hal tersebut. Dengan sejak dini anak-anak dikenalkan kepada Alquran, diharapkan tumbuh kepercayaan terhadap Allah SWT sebagai tuhannya dan Alquran adalah firman-Nya. Keyakinan yang tertanam sejak kecil akan terpatri hingga remaja dan masa dewasanya serta meneguhkan akidah.
Ini dipertegas oleh Ibnu Khaldun, sosiolog Muslim terkemuka. Menurutnya, mengajarkan Alquran kepada anak-anak adalah lambang Islam. Ini bertujuan untuk meresapkan iman dan meneguhkan akhlak melalui ayat-ayat sucinya dalam hati yang masih kosong dan bersih.
Memelajari dan mengajarkan Alquran adalah suatu kewajiban serta tanggung jawab seorang Muslim terhadap kitab sucinya. Tidak ada yang lebih mulia di hadapan Allah SWT kecuali orang-orang yang mampu melaksanakan kedua hal tersebut. n yus/berbagai sumber

Adab membaca Alquran

1. disunatkan membaca Alquran sesudah berwudhu, dalam keadaan bersih.
2. mengambil Alquran hendaknya dengan tangan kanan, sementara memegangnya dengan kedua belah tangan
3. pilihlah tempat yang bersih, teduh dan sesuai
4. sebaiknya menghadap ke kiblat
5. awali membaca Alquran dengan membaca  ta’awudz ( a’udzubillah.. ) kemudian  bismillah/ di awal surat.
6. sangat dianjurkan membaca Alquran dengan suara  jihar (jelas).

About these ads
2 Komentar leave one →
  1. 3 Agustus 2009 08:18

    Thank atas kunjungannya.
    Itu doa yang sangat baik semoga Allah swt memperkenankan dan memberikan pahala yang setimpal buat anda. amin

  2. 3 Agustus 2009 02:17

    Ya Allah berilah kemudahan pada setiap hambamu untuk mempelajari,mengamalkan dan mengajarkan isi Alqur’an..
    Amiin..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: